, si anak berfikir ternyata pernyataan itu benar juga dan kemudian turunlah anak itu dan di gantikan oleh ayahnya lalu dan kembali melanjutkan perjalanan.
ketika mereka berjalan dan tiba lagi di suatu kampung, seorang warga kampung berkata lagi "Tu lihat ada ayah yang ga tau diri udah, udah tau anaknya masih kecil masa disuru narik kuda sedangkan ayahnya enak enakan duduk di kuda" si ayah berfikir dan ternyata benar juga apa yang di katakan warga kampung tersebut. akhirnya sang ayah menggendong anaknya dan duduk berdua di atas kuda dan melanjutkan perjalanan.
setelah mereka berjalan, berjalan, dan terus berjalan mereka sampai lagi mereka di sebuah kampung. lagi lagi mereka di komentari oleh warga kampung, seseorang berkata "Tu lihat ayah dan anak tidak berprikehewanan sudah tau hewan kecil, yang di tunggangin 1orang aja sudah lelah ini malah ber-2". lalu ayah dan anak itu memutuskan untuk turun dan mengikat kaki kuda itu lalu membopongnya dan melanjutkan perjalanan.
perjalanan belum usai, tiba lagi di kampung sebrangnya. lalu kembali lagi warga berkomentar "Tu lihat ada orang gila, padahal dia punya kuda tetapi kenapa kuda itu malah di bopong bukanya di tunggangi" dan lagi lagi mereka di salahkan atas cara mereka menempuh perjalanan. dan sesampainya mereka disana mereka merasa sangat sangat kelelahan karena harus berjalan, dan membopong keledai mereka.
dari kisah ini bisa di ambil hikmahnya bahwa ketika kita ingin beristiqomah kita harus mempunyai pendirian. dengan adanya pendirian di setiap diri kita maka kita akan bisa mengelola semua komentar dari luar, mana yang sesuai dan akan membangun pendirian kita dan mana yang tidak sesuai dan akan merubuhkan pendirian kita untuk beristiqomah. dan ingat ketika kita beristiqomah di jalan Allah dan melakukan karena Allah insyaAllah anda akan mendapatkan segala petunjuk dari Allah dan akan mendapatkan kenikmatan yang tiada terbatas dari Allah.
dari kisah ini bisa di ambil hikmahnya bahwa ketika kita ingin beristiqomah kita harus mempunyai pendirian. dengan adanya pendirian di setiap diri kita maka kita akan bisa mengelola semua komentar dari luar, mana yang sesuai dan akan membangun pendirian kita dan mana yang tidak sesuai dan akan merubuhkan pendirian kita untuk beristiqomah. dan ingat ketika kita beristiqomah di jalan Allah dan melakukan karena Allah insyaAllah anda akan mendapatkan segala petunjuk dari Allah dan akan mendapatkan kenikmatan yang tiada terbatas dari Allah.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar